Media Group, perusahaan nasional yang bergerak di bidang media dan mempunyai anak perusahaan, seperti Metro TV dan Media Indonesia melalui dompet kemanusiaan Metro TV membangun kembali dua buah SD di Kota Pariaman yang rusak berat akibat gempa 30 September 2009 lalu. Kedua SD tersebut adalah SDN 07 Batang Kabung Kec. Pariaman Timur dan SDN 20 Labung Kec. Pariaman Utara.
Pembangunan kembali sekolah tersebut oleh Media Group ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Chif Eksekutif Officer (CEO) Media Group H. Surya Paloh, Kamis (4/3) di lokasi SDN 07 Batang Kabung Kota Pariaman. Acara peletakkan batu pertama ini juga dihadiri Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Marlis Rahman, Walikota Pariaman Drs. H. Mukhlis. R, MM, Bupati Padang Pariaman Drs. H. Muslim Kasim, Walikota Padang Drs. H. Fauzi Bahar, Wakil Bupati Agam Ardinal Hasan dan Direktur Pemberitaan Metro TV Suryopratomo.
Menurut Direktur Pemberitaan Metro TV Suryopratomo, bantuan pembangunan kembali sekolah yang rusak di Sumbar ini merupakan murni sumbangan dari pemirsa Metro TV di seluruh Indonesia yang disalurkan melalui dompet kemanusiaan Metro TV. Pembangunan SDN 07 Batang Kabung dan SDN 20 Labung Kota Pariaman ini adalah bagian dari 18 sekolah yang akan dibangun oleh Media Group di wilayah Sumatera Barat.
“ Ke 16 sekolah lainnya yang akan dibangun, yakni 10 Sekolah di Kab. Padang Pariaman, dua sekolah di Kab. Agam, tiga sekolah di Kab. Pesisir Selatan dan satu sekolah di Kota Padang, “ terang Suryopartomo.
Disebutkan Suryoparotomo, bangunan sekolah yang akan dibangun ini merupakan hasil desain ahli struktur bangunan tahan gempa Prof. Teddy Boer dengan konsultan pembangunannya adalah PT. Pembangunan Perumahan (PP).
CEO Media Group H. Surya Paloh dalam kesempatan ini menyebutkan, besarnya bantuan yang digalang melalui dompet kemanusiaan Metro TV menunjukkan masih tingginya solidaritas masyarakat Indonesia terhadap saudaranya yang tertimpa musibah.
“ Semangat kegotongroyongan itu perlu terus di pupuk, terutama untuk bidang pendidikan guna memberikan nafas kehidupan baru bagi generasi kita selanjutnya,” terang Surya Paloh.
Sementara itu Walikota Pariaman Drs. H. Mukhlis. R, MM mengungkapkan, akibat gempa 30 September 2009 lalu, Kota Pariaman telah mengalami kerusakan berbagai sarana dan prasarana pbulik, rumah-rumah masyarakat dan korban jiwa. Dari data yang kami himpun dan laporkan kepada pihak kompeten, kerusakan infrastruktur, fasilitas umum, fasilitas sosial dan rumah masyarakat yang mengalami kerusakan berjumlah 13.405 unit dengan total kerugian sebesar Rp.1,125 triliyun,” jelas Wako Mukhlis. R.
“ Sedangkan kerusakan pada fasilitas perkantoran, mulai dari kantor Balaikota sampai kantor Kepala Desa menurut Wako, total kerugiannya adalah Rp. 23 Milyar lebih. Sedangkan korban jiwa yang meninggal dunia berjumlah 46 orang dan yang mengalami luka-luka berjumlah 366 orang,” terang Wako
Dikatakan Wako, sejak mulai memasuki tahap pemulihan, Pemko Pariaman melalui dana APBD telah melakukan berbagai perbaikan-perbaikan infrastruktur jalan, jembatan dan fasilitas umum lainnya sesuai kemampuan dana yang ada. Disamping itu, disebutkan Wako bantuan dari berbagai pihak, baik dari dalam maupun luar negeri telah ikut memberikan kontribusi nyata guna proses pemulihan pasca gempa, terutama pembangunan fasilitas pendidikan yang ada di kota ini sebagaimana yang telah diwujudkan oleh Media Group melalui program dompet kemanusiaannya.
“ Namun walaupun demikian, untuk pelaksanaan rekontruksi dan rehabilitasi Kota Pariaman kembali membutuhkan dana yang cukup besar, yang hanya dapat dikayuh melalui dana APBN. Untuk hal tersebut, melalui Gubernur Sumbar, kita telah mengajukan proposal ke pemerintah pusat pada tahun lalu, sehingga rekon dan rehab Kota Pariaman dapat segera kita lakukan dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat dapat segera terpulihkan,” ungkap Wako Mukhlis. R
Atas nama masyarakat dan Pemko Pariaman, Wako Mukhlis. R menyampaikan terima kasih kepada Media Group. Eksistensi dan kehadiran Media Group melalui Metro TV ketika terjadinya bencana yang meluluhlantakan bumi Pariaman, ibarat setitik air di Padang Gersang. Berkat Metro TV, keterisoliran bumi Pariaman yang tengah porak poranda mampu tersiarkan ke seantaro Indonesia dan dunia.
“ Untuk sumbangsih dan upaya yang telah dilakukan, tidaklah berlebihan kiranya masyarakat Sumbar, khususnya Kota Pariaman memberikan apresiasi dan penghargaan yang tulus kepada Media Group. Selain itu Media Group pun telah memberikan kesan yang mendalam di setiap relung jiwa yang paling dalam orang-orang Pariaman, baik di kampung maupun di perantauan,” ucap Wako Mukhlis. R. (Humas)
Bagaimana menurut Anda tampilan website Baru Kota Pariaman?
Sumber : Warning: fopen(bca-cache.txt) [function.fopen]: failed to open stream: Permission denied in /var/www/vhosts/kotapariaman.go.id/httpdocs/bca-fetch.php on line 43
Warning: fwrite(): supplied argument is not a valid stream resource in /var/www/vhosts/kotapariaman.go.id/httpdocs/bca-fetch.php on line 44
Warning: fclose(): supplied argument is not a valid stream resource in /var/www/vhosts/kotapariaman.go.id/httpdocs/bca-fetch.php on line 45
KlikBCA 7-Sep-2010 / 16:02 WIB